Bahasa Pemrograman Python

Penulis sudah membeli buku bahasa pemrograman Python ini tapi belum sempat menamatkan isinya. Secara konsep mirip-mirip dengan Perl atau bahasa pemrograman lain. Penulis sendiri sih meyakini bahwa menulis kode program Python seharusnya lebih mudah dibanding dengan bahasa lain seperti Perl, Java, Erlang, dll.

Sayangnya belum ada program Python yang penulis hasilkan karena masih lebih tertarik menyelesaikan seluruh problematika komputasi dengan bahasa Perl.

Photo di bawah sebenarnya buat gaya-gaya saja karena baru beberapa lembar halaman yang berhasil saya baca. Photo ini penulis upload sebagai bahan pemberi semangat bagi diri penulis dan bagi orang lain yang mungkin belum memiliki semangat untuk belajar bahasa pemrograman.

@Marine Terrace, Singapore 25/05/2017

Kunjungan teman serumah semasa SMA dan kuliah

Hari selasa malam saya bertemu dengan salah satu teman serumah saat SMA dan kuliah di Bandung. Aryo begitu kami memanggilnya. Setelah sebelas tahun akhirnya bisa berjumlah lagi di negeri orang (Singapura) karena Ia kebetulan ada tugas kantor. Jadilah kami membuat janji di Orchard road.

Walaupun di negeri orang, saya sendiri lebih senang mengajak mereka ke rumah makan Indonesia karena selera kita belum tentu sama dengan makanan yang ada di sini (catatan: jenis makanan yang ada di sini sebagian besar sama karena terbilang masih satu rumpun antara Indonesia dan Singapura).

Saya mengajak Aryo dan keluarganya untuk makan disekitaran Orchard Road tepatnya di Lucky Plaza, tempat di mana restoran Bebek Pak Ndut berada.

Berikut photo sebagai kenang-kenangan pertemuan kami.

 

Menemani anak tidur sambil melanjutkan koding

Malam ini sambil menemani anak pertama saya tidur, saya mencoba melanjutkan kode program yang belum terselesaikan juga. Di jam kerja pastinya saya tidak bisa melakukan koding karena pekerjaan utama yang harus diselesaikan. Kode program yang sedang penulis kerjakan ini sebenarnya saling berkaitan walaupun sifatnya sebagai penunjang saja.

Target penulis, kode program ini harus terlesaikan seluruhnya sebelum akhir tahun sehingga bisa benar-benar bermanfaat untuk proses monitoring jaringan. Selama ini saya melakukannya secara parsial sesuai kebutuhan saja, nah target akhirnya adalah keseluruhan statistik jaringan dapat termonitor secara otomatis.

Satu hal yang menjadi kendala adalah larangan untuk menyimpan server yang tidak teregistrasi oleh pihak operator di sini. Untuk mendapat izin tentu saja tidak mudah dan belum tentu di-approve. Jadilah program ini berjalan di laptop penulis dan setiap terkoneksi ke jaringan operator maka program akan bekerja secara otomatis.