Kali ini penulis mengangkat judul di atas karena beberapa hari yang lalu di Telkomsel Makassar bertemu dengan Pak Agus Mifto. Senang bisa bertemu dengan beliau karena banyak informasi dan pengalaman hidup yang menarik yang ia ceritakan. Beliau adalah seorang karyawan sekaligus pengusaha. Banyak bidang usaha yang digarap oleh beliau.

Mulai dari bisnis warteg yang cabang usahanya bertambah dari waktu ke waktu, bisnis peternakan kambing yang jumlahnya sudah mencapai 800 ekor. Lumayan, penghasilan per bulan yang dihasilkan dari usahanya. Sehingga hidupnya cenderung lebih enjoy karena dari sisi finansial bukan merupakan sebuah masalah lagi. Beliau bukan lagi bekerja untuk uang tapi uang bekerja untuk dia.

Nah banyak pengalaman yang beliau ceritakan tentang usahanya dan bisa dikatakan seorang motivator juga kepada teman-teman sejawatnya. Banyak hal yang dapat diambil manfaat dari pembicaraan beliau tentang usaha dan bagaiamana menghadapi hidup ini.

Maklum, sebagai orang yang dari segi usia terpaut jauh dengan beliau, tentunya pengalaman hidup yang dialami olehnya jauh lebih banyak dari saya. Sehingga selayaknya saya memperhatikan dengan seksama tentang pengalaman hidup orang lain. Terutama hal-hal positif dari seseorang.

Satu hal yang menarik dari beliau adalah kecintaan terhadap buku, koleksi buku-bukunya sudah sangat banyak walaupun belum semuanya terbaca karena kesibukan sehari-hari. Nah itu yang membuat pembicaraan semakin asyik.

Bagi seorang pencinta buku pasti akan memiliki wawasan yang cukup luas sehingga pembicaraan berbobot dan tidak asal ngomong. Satu lagi yang begitu terngiang-ngiang oleh saya adalah perkataan beliau “Beli buku tidak akan miskin”.

“Betul memang, karena buku malah mendatangkan rezeki tersendiri buat saya, heheehe…”.

Sumber gambar:https://www.simplenomics.com/

Uncategorized

One Thought on “Mendengar Pengalaman Orang”

  • Pingback: Anonymous

Comments are closed.