Makan malamnya sendiri sudah beberapa minggu yang lalu tapi baru sempat saya tulis sekarang dalam perjalanan menuju kantor customer untuk 5G UAT.

Sebelumnya mengantar anak ke sekolah dulu dan lanjut ke tempat kerja. Karena waktu perjalanan cukup lama sekitar 45 menitan jadi ada baiknya buat menulis catatan kecil ini takut keburu lupa.

Project manager saya resign dari kantor dan di hari terakhir beliau mengajak kami makan malam di restoran El fuego Jewel Changi airport.

Saya sengaja agak telat sekitar 15 menit karena harus shalat magrib dulu. Karena di Changi musholla hanya tersedia di dalam terminal keberangkatan saja sehingga shalatnya di sudut sudut ruang sunyi di Bandara.

Selapas shalat magrib saya bergegas ke restoran itu. Di sana sudah lengkap semua termasuk pak PM karena restorannya sendiri dibook mulai pukul 7 malam.

Pastinya banyak cerita-cerita lucu yang dibagi oleh beliau tentang pengalamannya selama ini menjalankan project termasuk teman saya yang baru datang dari China untuk mengerjakan project 5G ini di Singapore menanyakan tentang pengalaman dia di tolak masuk di salah satu tempat * di daerah Geylang karena dianggap masih terlalu muda. Memang menurut dia usianya baru 24 tahun dan mukanya memang masih sangat kelihatan anak ABG. Kami pun tertawa saat ia menceritakan perihal itu. Pak PM sebagai orang Singapore pasti paham betul dengan semua hal tentang Singapore. Beliau pun menceritakan panjang lebar seluk beluk tentang dunia malam itu.

Tentu banyak hal lain yang didiskusikan sambil menunggu makanan kami datang.

Pesanan saya yang ini. Steaknya cukup enak dan sesuai selera saya. Insya Allah setelah lebaran idul fitri ini akan mengajak istri dan anak-anak makan di restoran ini.

Tidak ada photo yang kami ambil karena begitu asyiknya ngobrol satu dengan yang lain.

Setelah makan, kami pun menuju ke area air mancur Jewel yang jadi icon baru Singapore untuk mengambil photo. Lihat saja hasil jepretan kamera hp milik pak PM.

Sama yang ini juga hasil jepretan dari kamera rekan kerja saya.

Sukses buat pak PM di karir berikutnya.


Singapore, April 2021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *